Cara Menginstall:
a. Hidupkan PC (komputer dan masukkan CD instalasi Window XP ke dalam
CD-ROM. Jangan lupa Anda harus mengatur konfigurasi BIOS supaya system
Anda dapat booting melalui CD-ROM, caranya sebagai berikut.
1) Untuk mengganti booting awal ke CD-ROM Anda bisa masuk ke BIOS
dengan cara menekan secara terus-menerus tombol DEL yand ada di keyboard
begitu komputer dihidupkan. Otomatis tampilan layar monior akan menuju
BIOS biasanya warna biru, kemudian Anda cari submenu yang memanajemen
booting (biasanya submenu advance BIOS feature-boot sequence/first
boot).
2) Jika setelah tekan tombol DEL komputer tidak mau masuk ke BIOS maka
coba tekan tombo F2 atau F12 tergantung dari tipe motherboardnya,
berbeda tipe motherboardnya berbeda pula setting BIOS-nya.
3) Jika motherbardnya Anda keluaran terbaru, untuk mengganti booting
awal ke CD-ROM Anda cukup menekan tombol F8 atau F10 atau F11 begitu
komputer di hidupkan.
b. Setelah proes booting berhasil maka akan muncul tampilan seoperti di
bawah dan kemudian ada tulisan press any key to boot from cd, maka Anda
harus menekan salah satu tombol di keyboard Anda (misal tekan Enter).
c. Anda akan berada pada layarWindows XP Setup (tulisan Windows Setup
berada di pojok kiri atas), tunggu proses sampai selesai. Pada proses
ini Windows memasukkan driver-driver untuk peripheral tertentu. Tahapan
pertama instalasi Windows menunggu selama 39 menit untuk menginstal
Windows XP.
d. Kemudian, muncul layer Windows XP Professional Setup (tulisan inin
juga berada pada pojok kiri atas). Di layer ini Anda akan dihadapkan
pada pilhan seperti:
1) To set up Windows XP now, press ENTER.
2) To repair a Windows XP installation using Recovery Console, press R.
3) To quit Setup without installing Windows XP, press F3.
Pada pilihan-pilihan tersebut Anda pilih yang teratas, yaitu tekan Enter.
e. Selanjutnya Anda dihadapkan pada layer Windows XP Licensing Ageement dan bila Anda menyetujui maka tekan F8.
f. Apabila komputer sebelumnya belum terinstal Windows XP maka pemakai
akan dihadapkan pada tampilan sebagai berikut dan pemakai harus
melakukan partisi harddisk trlebih dahulu, maka tekanlah Enter.
g. Setelah itu, Anda akan dibawa ke menu partition, seperti terlihat pada tampilan di bawah.
1) Untuk set up Windows, tekan Enter.
2) Untuk membuat partisi baru, tekan C.
3) Untuk membuang/delete partition, tekan D.
h. Selanjutnya Anda harus membuat partisi harddisk, maka tekan C Anda akan dihadapkan pada tampilan seperti berikut.
Tuliskan besarnya ukuran partisi yang kita inginkan pada Create
Partition of size ingat Windows XP memerlukan free space minimal 1,5
gigabyte, tetapi sebaiknya untuk ukuran partisi yang dipakai untuk
system Windows XP minimal 10 gigabyte. Selanjutnya setelah kita
menuliskan besarnya ukuran partisi maka tekan Enter. Buatlah partisi
harddisk sesuai dengan kebutuhan Anda.
i. Setelah Anda dmembuat partisi pada harddisk, maka tentukan drive yang
hendak Anda pakai untuk tempat instalasi Windows XP, biasanya letakkan
pada drive C, maka arahkan ke drive C dan tekan Enter.
j. Selanjutnya Anda akan dihadapkan pada pilihan format partisi
harddisk. Secara default Windows XP menggunakan format NTFS sebagai
formatpartisinya, tetapi Anda bisa mengubahnya ke dalam format FAT
apabila Anda menghendakinya, selanjutnya kita biarkan sebara default dan
tekan Enter
k. Setelah Anda tekan Enter maka proses format akan berjalan, tunggulah proses format tersebut samapai selesai.
l. Apabila proses forma telah selesai maka proses selanjutnya adalah
proses copying file-file Windows, tunggulah proses tersebut sampai
selesai sampai muncul konfirmasi untuk me-restart komputer.
m. Konfrmasi untuk me-restart komputer, Anda bisa menunggunya atau langsung tekan Enter.
n. Setelah restart maka akan muncul layer loading Windows XP Professional dan akan membawa kita ke proses instalasi.
2. Langakah-Langakah Instalasi Windows XP Tahap Dua
Setelah proses prainstalasi pada bagian I, maka sekarang kita akan masuk
ke dalam tahapan selanjutnya, yaitu proses instalasi Windows XP dan
Finishing Installation. Untuk lebih memperjelas proses instalasi dan
finishing, perhatikan tahapan-tahapan instalasi berikut!
a. Setelah proses instal bagian I telah selesai dengan baik, maka Anda akan dihadapkan pada tampilan sebagai berikut.
b. Selama proses instalasi Windows berlangsung, maka Anda dapat duduk menunggu dan santai.
c. Pada menit ke-33 kita akan dihadapkan pada Regional and Language Option maka kita tekan Next saja.
d. Setelah kita menekan tomol Next maka akan di tampilkan speri di
bawah, isilah nama dan organisasi sesuai dengan keinginan Anda kemudian
tekan Next.
e. Isilah Product Key dari Micosoft untuk Windows XP Professional, kemudian tekan Next.
f. Kemudian muncul screen Computer Name and Administrator Password,
maka isilah pada Computer name sesuai dengan keinginan Anda, untuk
Administrator password boleh diisi boleh juga tidak diisi, kemudian
tekan Next.
g. Muncul lagi screen Date and Time Settings, sesuaikan hari, tanggal,
bulan, dan tahun sekarang secara default biasanya untuk pengaturan Date
& Time sudah sesuai dengan waktu kita menginstal, yang perlu kita
cermati adalah pada Time Zone kita harus mengubahnya menjadi “Bangkok,
Hanoi, Jakarta” karena kita tinggal di wilayah Indonesia. Apabila kita
salah melakukan penyetingan pada bagian ini maka kita dapat mengubahnya
setelah proses instalasi Windows XP selesai, kita mengubahnya lewat
Control Panel Windows XP. Setelah semuanya diisi maka tekan Next.
h. Proses instalasi Windows XP akan dilanjutkan.
i. Selanjutnya akan muncul screen Networking Settings, pilih Typing setting dan tekan Next.
Pada beberapa komputer ada juga yang secara Networking Settings ini
tidak muncul. Jika muncul screen seperti di depan maka kita langsung
saja tekan Next.
j. Proses instalasi Windows XP akan dilanjutkan dan kita dapat menungguhnya dengan santai.
k. Proses instalasi akan berjalan terus sampai pada menit ke-1 dan komputer akan melakukan restart.
l. Setelah komputer restart maka instalasi Windows XP sudah selesai dan Windows XP akan melakukan booting untuk pertama kalinya.
m. Komputer booting pertama kali pada operasi Windows XP.
n. Tampilan Windows XP
.Setelah selesai, biasanya Windows akan melakukan penyesuaian setting
dan konfigurasi pada PC Anda. Pada proses ini akan dilakukan proses
setting dan konfigurasi hardware, konfigurasi tanggal dan jam serta
letak geografis tempat di mana Anda berada, dan segala sesuatu yang
berhubungan dengan keadaan PC Anda saat menginstal Windows.
Khusus untuk setting dan konfigurasi hardware pada komputer, terdapat
istilah Plug and Play yang artinya bahwa bila suatu device/hardware
ditancapkan dalam komputer dan kemudian komputer dinyalakan, maka
otomatis Windows akan mendeteksi device tersebut, selanjutnya bila
Windows telah memiliki driver-nya Windows akan langsung menginstalnya
termasuk setting-nya, bila Windows tidak memilikinya maka Windows akan
meminta driver device tersebut.
Periferal yang landsung dideteksi Windows, misalnya mouse, keyboard,
CD-ROM, beberapa VGA card dan sound card, dan beberapa device lain.
Windows yang kita install ini hanyalah merupakan sebuah operating system
bagi PC, sedangakan software-software aplikasi yag akan kita gunakan,
kita harus menginstalnya terlebih dahulu (untuk proses penginstalannya
hamper mirip dengan proses install pada Windows). Begitupun jika kita
ingin menghapus suatu aplikasi, kita tidak dapat dengan del-del saja,
tetapi harus mengikuti prosedur berupa uninstall karena bila kita
main-main dengan del, akan terjadi kekacauan pada system karena ada
missing link atau resources yang digunakan oleh beberapa program.